Mamuju, RelasiPublik.id – Bidang Sekolah Menengah Atas (SMA) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) program Gerakan Sulbar Mandarras, yang melibatkan seluruh SMA, SMK, dan SLB se-Sulbar.
Program ini merupakan bagian dari implementasi misi ketiga Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yakni membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.
Muh. Ilyas, S.Pd., MM, perwakilan dari Bidang SMA Disdikbud Sulbar, menjelaskan bahwa gerakan ini hadir sebagai respons terhadap menurunnya minat baca di kalangan pelajar.
“Kita melihat daya minat baca di Sulbar semakin menurun karena kebanyakan anak-anak kita hanya bermain game,” kata Muh. Ilyas, Kamis (24/7).
Melalui program Sulbar Mandarras, setiap siswa SMA diwajibkan membaca minimal 20 judul buku sebagai salah satu syarat kelulusan.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan literasi dan membentuk karakter siswa sejak jenjang pendidikan menengah.
“Ini sangat penting, karena jenjang SMA adalah masa di mana siswa menemukan jati dirinya untuk melangkah ke tahap pendidikan yang lebih tinggi serta membentuk karakter yang lebih baik,” ungkapnya.
Ia Muh Ilyas menambahkan, pendidikan tidak hanya sebatas pembelajaran kooperatif di kelas, tetapi juga tentang bagaimana mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh untuk masa depan siswa.
(Hl)













