MamujuSulbar

Buka Turnamen Bola Voli Dan Redi Papan, Kades Pati’di Rusli Ajak Pemuda Pati’di Junjung Tinggi Sportivitas

52
×

Buka Turnamen Bola Voli Dan Redi Papan, Kades Pati’di Rusli Ajak Pemuda Pati’di Junjung Tinggi Sportivitas

Sebarkan artikel ini

Mamuju, RelasiPublik.id — Kepala Desa Pati’di, Rusli, secara resmi membuka turnamen bola voli dan redi papan yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Gelombang XXI, Kamis (8/1).

Kegiatan tersebut dipusatkan di lapangan Desa Pati’di dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat.

Turnamen ini diikuti oleh sebanyak 21 klub yang berasal dari Desa Pati’di, terdiri atas 9 klub putri dan 12 klub putra.

Olahraga ini menjadi salah satu program kerja unggulan mahasiswa KKN Unsulbar dalam bidang olahraga dan kepemudaan, dengan tujuan mendorong partisipasi aktif pemuda desa dalam kegiatan positif dan produktif.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pati’di, Rusli, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Unsulbar yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.

Menurutnya, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi serta memperkuat persatuan antarwarga desa.

“Turnamen ini bukan sekadar mencari juara, tetapi lebih dari itu, menjadi sarana mempererat kebersamaan, menumbuhkan semangat sportivitas, serta menggali potensi generasi muda di bidang olahraga,” ujar Rusli.

Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas dan menjaga ketertiban selama turnamen berlangsung.

Rusli berharap seluruh peserta dapat bertanding secara fair dan menjadikan kegiatan ini sebagai pembelajaran dalam membangun karakter positif bagi generasi muda.

“Saya berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan ketertiban. Kegiatan ini harus berjalan dengan baik dan lancar, karena yang kita cari bukan hanya kemenangan, tetapi kebersamaan dan silaturahmi antarwarga,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rusli menilai kegiatan olahraga seperti ini sangat penting dalam upaya pembinaan pemuda desa.

Selain menjadi sarana penyaluran minat dan bakat, turnamen ini juga dinilai mampu menjauhkan generasi muda dari aktivitas negatif serta membuka peluang lahirnya atlet-atlet potensial dari desa.

“Kita perlu terus mendorong pemuda untuk aktif dalam kegiatan-kegiatan positif. Turnamen seperti ini juga bisa menjadi ajang pencarian bakat, sehingga ke depan Desa Pati’di dapat melahirkan atlet-atlet yang berprestasi,” Tutup Rusli.

(Hl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *