Mamuju, RelasiPublik.id –Pemerintah Desa Lebani Melakukan Penyaluran Bantuan Langsung Dana Desa Tahun 2022, Penyaluran BLT DD ini,
yang bersumber Anggaran Tahun 2022 telah disalurkan oleh Pemerintah Desa Lebani kepada 88 KPM (Kelompok Penerima Manfaat) Kepala Keluarga (KK) Kurang mampu/miskin, Penyaluran BLT DD Ini diberikan sebanyak 2 Tahap yaitu Tahap 4, 5 & 6 Yang mana Setiap KPM Menerima Bantuan Sebesar Rp.300.000 Untuk Setiap Tahapnya. Dengan Total yang diterimanya Sebesar Rp. 900.000,-. (7/06/2022)

penyaluran BLT DD Tahap yang di gelar di Balai Kantor Desa Lebani kec. Tapalang Barat kabupaten Mamuju.
Di hadiri Camat Tapalang Barat yang di dampingi staf kecamatan juga perwakilan BPD Se-desa Lebani, Babinkantibmas Desa Lebani serta Perangkat desa Lebani juga pendamping lokal desa Lebani.
Kepala desa Lebani Jumadir, dalam
Sambutannya menyampaikan ” jadi sesuai dengan peraturan Menteri Keuangan PMK Nomor 222 Tahun 2020 Tentang Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2022 besaran BLT DD ditetapkan sebesar Rp.300.000.- untuk bulan pertama sampai dengan bulan ke dua belas Tahun 2022 per keluarga penerima manfaat (KPM).
Sehingga hari ini kami atas nama pemerintah Desa lebani Alhamdulillah kembali menyalurkan BLT Desa untuk Tahap 4,5 dan 6 senilai Rp. 900.000,- per KPM dan mudah-mudahan Dana nya dapat membantu untuk beban ekonomi masyarakat dan kiranya bisa digunakan dengan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan yang diperlukan.

Lanjut Jumadir, Jadi beberapa tahun ini kita tidak bisa terlalu fokus ke pembangunan apalagi pembangunan berupa fisik mengingat penyerapan anggaran kita untuk 3 tahun ini itu fokus nya ke penanganan covid-19 sesuai dengan petunjuk Pemerintah pusat
“Jadi 3 tahun ini penyerapan anggaran Sangat besar akibat wabah Covid-19 Sehingga sampai saat ini pemerintah
Menggarkan untuk fokusnya ke pemulihan ekonomi selama masa covid-19 sehingga hari ini Alhamdulillah kita kembali menyalurkan BLT
Meskipun warga tidak semua bisa dapat BLT-DD dikarenakan kondisi anggaran Kita yang sangat minim sehingga kita Rolling yang tahun kemarin sudah dapat, tahun ini kita ganti dulu karena Masih ada warga lain yang belum dapat Sehingga kita bisa saling memahami. jelas jumadir.











