MamujuRelasiPublik.id–Sejumlah massa aksi mendatangi kantor Bupati Mamuju yang menamakan diri Koalisi Masyarakat Sipil Sulawesi Barat massa yang berorasi di pintu masuk kantor
Bapati Mamuju di Jalan Soekarno Hatta/Selasal/19 /07/2022.

Massa aksi di kawal ketat oleh Satua Polisi Pamong Praja(Satpol PP) bersama personil dari kepolisian Polresta Mamuju Massa Sempat saling dorong dengan pihak Satpol PP karena tak di perbolehkan masuk ke areal kontor Bupati Mamuju
Kehadiran massa aksi yang melakukan demonstrasi di halaman kantor bupati Mamuju mereka menuntut beberapa persoalan bantuan bagi warga yang terdampak gempa bumi 6,2 SR tahun 2021

Salah satu massa aksi yang menyuarakan masyarakat kecamatan tapalang barat dan tapalang induk Ahyar ketua ikatan Pelajar Mahasiswa Tapalang ia berharap kepada’
Pihak BPBD bersama Bupati Mamuju untuk dapat Secepat mungkin menyalurkan dana bantuan rumah rusak akibat gempa bumi yang melanda kabupaten Mamuju provinsi sulbar
Masih ahayar,Juga saya berharap agar pemerintah kabupaten Mamuju untuk membatalkan surat SK Nomor 25 tahun 2022 yang di keluarkan oleh BPBD Pusat beberapa hari yang lalu.
“Kita ketahui pak jika saat gempa bumi yang terjadi di tahun 2021 di Sulawesi Barat Presiden langsung menyampaikan jika rumah-rumah warga yang rusak
Akaibat gempa bumi itu akan di berikan bantuan dana Okeh pemerintah pusat.
namun kita bisa melihat yang terjadi hari justru ada kebohongan yang telah di lakukan oleh pemerintah.jelas Ahyar.













