Mamuju,RelasiPublik.id-Kordinator Forum masyarakat nelayan Desa Labuang Rano, Kecamatan Tapalang Barat, Kabuaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) menolak reklamasi laut di wilayahnya.-13-10-2022

Saat ditemui, kordinator forum masyarakat Desa Labuang Rano, Muklis mengatakan Tapalang Barat merupakan wilayah tangkap perikanan.

“Jadi Kami menolak dan meminta penjelasan mengapa ada perusahaan yang melakukan reklamasi Pantai di wilayah kami,” kata dia ucap Muhlis’
Lanut Muhlis, sejauh ini pihak perusahaan yang bersangkutan dengan masyarakat nelayan dan pemerintah desa belum pernah bersepakat
“Yang menjadi masalah karena tidak ada kesepakatan bersama,” jelas Muklis.
Reklamasi tersebut dinilai menghambat aktivitas nelayan untuk mencari nafkah di laut sekitar.
Sebab akan merusak ekosistem laut yang secara otomatis mengusik ikan dengan merusak rumahnya.
“Tidak hanya ikan, tapi juga potensi laut Sulbar yang lainnya juga akan ikut rusak,” tambahnya.
Kata Muklis, perlu diketahui, masyarakat Labuang Rano adalah salah satu nelayan unggul di Sulbar penghasil cumi dan ikan.
Itu kenapa saya bilang menghambat mata pencaharian warga,” tegasnya.
Pihaknya menyayangkan pemerintah menginzinkan adanya reklamasi tersebut.
Ada begitu banyak mangrove pak yang dihabisi, akibat daripada penimbunan yang dilakukan oleh pihak perusahaan
Dampak lain juga ditimbulkan akibat reklamasi, kata Muklis saat laut pasang atau naik, air akan menjadi keruh.
“Tidak seperti biasanya, sebelum di lakukan penimbunan pantai,di wilayah kami ini air lautnya sangat jernih dan bersih,” ungkap Muklis.













