Mamuju,RelasiPublik.id- untuk memuluskan jalannya proses Pengukuran beberapa lahan warga Yang masuk dalam jalur Pembangunan Jalan Arteri Tahap II Pemprov Sulbar kerahkan TNI-Polri bersama Satpol PP untuk mengawal Proses pengukuran lahan Senin/29/11/22

Ratusan warga tambi yang menghadang
Proses Pengukuran jalur jalan Arteri tersebut tak dapat berbuat apa-apa dengan Pengawalan ketat oleh Pihak kepolisian dan TNI
Di ketahui jika pengukuran jalur jalan arteri ini sudah di rencanakan beberapa kali namun tidak dapat di lakukan karena dalam sosialisasi selamanya tidak pernah menemukan titik terang atara warga dan pihak pemerintah
di mana warga menolak keras jika pembangunan jalan arteri ini berada di tengah-tengah areal Pemukiman warga tambi
Sehingga nantinya jalan Arteri Tahap Dua Ini Akan menyebabkan terjadinya banji rob dan akan membelah kampung warga tambi Tambi
Salah seoarang warga tambi Arifin yang menyaksikan proses Pengukuran mengatakan jika tindakan pemerintah ini tidak benar
“Kitakan juga sudah ada kesepakatan pada saat Pertemuan antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju serta Balai Pengerjaan Jalan Nasional (BPJN) namun tidak menemui solusi namun kenapa ada lagi upaya yang di lakukan oleh pihak Pemprov
Di tempat yang sama juhabir perwakilan
Warga tambi mengatakan kita sudah menyurat ke Pak Gubernur soal seperti apa hasil-hasil pertemuan dengan warga tambi mengenai pembangunan jalan arteri ini
Namun belum ada jawaban surat dari
Pak gubernur tiba-tiba pihak Pemprov
Langsung mengambil tindakan seperti yang Kita lihat hari ini
“Jadi kami sudah menyurat ke pak gubernur pak namun belum ada jawaban dari surat kami namun tiba-tiba di lakukan pengukuran lahan jalur arteri. kunci juharbi.













