MAMUJU, RelasiPublik.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.
Langkah terbaru yang diambil adalah dengan menggelar pertemuan bersama Ikatan Guru Indonesia (IGI) untuk membahas program pengembangan kompetensi guru. Pertemuan strategis ini bertujuan untuk menjaring masukan konstruktif dari IGI serta menjajaki potensi kontribusi organisasi profesi tersebut dalam upaya peningkatan kualitas pendidik di Sulawesi Barat.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat, Syarifuddin, mengungkapkan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih besar untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat dan organisasi dalam memajukan pendidikan di Sulawesi Barat.
“Harapan kami adalah terciptanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan berbagai organisasi, termasuk PGRI yang telah kami ajak berdiskusi sebelumnya, serta IGI yang kita undang hari ini,” ujar Syarifuddin.
Lebih lanjut, Syarifuddin menjelaskan bahwa fokus utama pertemuan dengan IGI adalah untuk mendapatkan pandangan dan masukan terkait program-program pengembangan kompetensi guru yang inovatif dan efektif.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat sangat mengharapkan IGI dapat memberikan kontribusi signifikan dalam merancang dan melaksanakan program-program yang mampu meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru di seluruh jenjang pendidikan.

Pertemuan yang berlangsung yang di dihadiri oleh Ketua IGI, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat, Syarifuddin, serta para Kepala Bidang di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti arahan Gubernur untuk merangkul semua elemen dalam membangun sinergitas demi kemajuan pendidikan di Sulawesi Barat.
“Arahan Bapak Gubernur sangat jelas, bahwa Dinas Pendidikan harus proaktif menggandeng seluruh elemen masyarakat dalam membangun sinergitas untuk peningkatan mutu pendidikan. Pertemuan dengan IGI ini adalah wujud nyata dari arahan tersebut,” tegas Syarifuddin.
Diskusi dalam pertemuan tersebut berjalan konstruktif, di mana IGI memberikan berbagai pandangan dan gagasan terkait model-model pengembangan kompetensi guru yang telah terbukti berhasil di berbagai daerah. Potensi kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat dengan IGI juga menjadi topik utama, termasuk kemungkinan IGI terlibat dalam pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kurikulum yang berorientasi pada peningkatan kualitas guru.
(Hl/adv)













