Jakarta

Dampak Perang Iran-Israel, Mahasiswa Polman Dipulangkan ke Indonesia

214
×

Dampak Perang Iran-Israel, Mahasiswa Polman Dipulangkan ke Indonesia

Sebarkan artikel ini

Jakarta, RelasiPublik.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Badan Penghubung Sulbar di Jakarta memfasilitasi kepulangan sementara dua mahasiswa asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman) yang sedang menempuh pendidikan di Iran. Keduanya dievakuasi sebagai tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat sehubungan dengan eskalasi konflik bersenjata antara Iran dan Israel yang kini memasuki masa gencatan senjata.

Mahasiswa tersebut adalah Setiawan, asal Desa Pulliwa, Dusun Kanusuang, Kecamatan Bulo, dan Anwar, asal Desa Karama, Dusun Manjopai, Kecamatan Tinambung. Keduanya tercatat sebagai mahasiswa di Jamiatul Ulum (Almustofa University), Kota Qom, Iran.

Kepulangan keduanya difasilitasi oleh Kementerian Luar Negeri RI dan secara resmi diserahkan oleh Dr. Yuda Nugraha, Direktur Perlindungan WNI sekaligus Plt. Dirjen Protokol & Konsuler Kemenlu RI, di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

Kepala Badan Penghubung Sulbar di Jakarta, Hj. Gemilang Sukma, bersama Zulkifli, Kasubbid Hubungan Antar Lembaga Badan Penghubung Sulbar, turut hadir langsung menjemput dan memastikan proses penerimaan berjalan dengan baik.

Untuk sementara waktu, Setiawan dan Anwar memilih tinggal bersama keluarga mereka di wilayah Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

“Kami, Badan Penghubung Sulbar sebagai representasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di Jakarta, menjalankan instruksi Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk memastikan setiap warga Sulbar di luar negeri mendapatkan perlindungan, khususnya dalam situasi konflik atau darurat,” jelas Zulkifli, Kasubbid Hubungan Antar Lembaga, Kamis (26/6/2025).

Pemprov Sulbar menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Luar Negeri dan semua pihak yang telah berkolaborasi dalam proses evakuasi dan pemulangan mahasiswa tersebut.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *