Mamuju, RelasiPublik.id – Perbaikan ruas jalan nasional di Kecamatan Tommo hingga perbatasan Kabupaten Mamuju Tengah diduga kuat menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan seorang pengendara mengalami luka parah.
Kecelakaan tersebut diduga dipicu oleh kelalaian pelaksana proyek, karena kondisi jalan yang sedang diperbaiki tidak dilengkapi dengan rambu-rambu peringatan keselamatan.
Di lokasi kejadian, material batu dilaporkan berserakan di badan jalan tanpa pengamanan yang memadai.
Proyek perbaikan jalan tersebut dikerjakan oleh PT. Lilin Indah Prima Karya yang merupakan anak perusahaan dari PT. Karya Mandala Putra
Akibat kejadian itu, seorang pengendara sepeda motor berinisial KA (22) mengalami luka serius hampir di seluruh bagian tubuhnya. Hingga kini, korban hanya bisa terbaring di tempat tidur dan menjalani perawatan akibat luka yang dideritanya.
Seorang saksi mata, ME, warga Kecamatan Tommo, mengungkapkan bahwa kecelakaan terjadi pada malam hari saat dirinya melintas di lokasi kejadian.
“Di badan jalan terdapat tumpukan material batu yang berserakan. Tidak ada tanda peringatan. Pengendara motor menabrak batu tersebut hingga terjatuh dan mengalami luka parah,” ujar ME, Rabu (17/12).
Masyarakat setempat menilai pihak pelaksana proyek lalai dalam memperhatikan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Mereka mendesak agar pihak terkait segera memasang rambu peringatan dan pengamanan proyek guna mencegah jatuhnya korban berikutnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian maupun PT Lilin Indah Prima Karya dan BPJN Sulbar belum memberikan keterangan resmi, meskipun upaya konfirmasi telah dilakukan.
(Hl)













