Mamuju Tengah

SPPG Karossa Kembali Salurkan MBG untuk 2.996 Penerima Manfaat

55
×

SPPG Karossa Kembali Salurkan MBG untuk 2.996 Penerima Manfaat

Sebarkan artikel ini

MAMUJU TENGAH, RelasiPublik.id — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, kembali menyalurkan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (10/8/2026).

Penyaluran makanan bergizi tersebut menyasar peserta didik, guru dan tenaga pendidik, serta kelompok ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita di wilayah Desa Karossa, Kecamatan Karossa.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WITA itu melibatkan 49 relawan SPPG di bawah naungan Yayasan Rangas Batara Berlayar. SPPG Karossa dipimpin Kepala SPPG Wilton Simbong, S.T., dengan Ahli Gizi Indri Afsari Sarre, A.Md., Gz., serta bagian akuntansi Muhammad Tajri Soleman, S.E.

Dalam penyaluran kali ini, tercatat sebanyak 2.492 peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan menjadi penerima manfaat. Selain itu, MBG juga diberikan kepada 238 guru dan tenaga pendidik.

Sementara untuk kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita), penyaluran dilakukan melalui tiga posyandu di Desa Karossa, yakni Posyandu Melati, Posyandu Terkini, dan Posyandu Kemala Bhayangkari. Total penerima manfaat dari kelompok tersebut mencapai 236 orang, terdiri atas 16 ibu hamil, 62 ibu menyusui, dan 158 balita.

Dengan demikian, jumlah keseluruhan penerima manfaat MBG SPPG Karossa pada penyaluran tersebut mencapai 2.996 orang.

Menu makanan yang disalurkan terdiri atas nasi putih, ayam goreng bumbu woku, tempe orek, tumis wortel dan jagung, serta buah semangka. Penyediaan menu dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan gizi penerima manfaat.

Adapun wilayah sasaran penyaluran berada di Desa Karossa, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah. SPPG Karossa beralamat di Dusun Lotu, Desa Karossa.

Seluruh rangkaian kegiatan pemberian makanan bergizi gratis tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

Program MBG diharapkan dapat terus mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya peserta didik serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *