Mamuju,RelasiPublik.id–Sejumlah Orang Tua Siswa di SD Inpres Salu-Salu, Desa Lebani kecamatan Tapalang Barat kabupaten Mamuju.15-03-2022
Mempertanyakan Beasiswa milik anaknya yang bersumber dari dana PIP (Program Indonesia Pintar)

Dimana anak mereka sudah memiliki kartu KIP( Kartu Indonesia Pintar) yang sekolah di SD Inpres Salu-Salu Desa Lebani yang sudah sekitar 2 (dua ) Tahun Mereka tidak terima beasiswa tersebut namun dalam daftar penerima Bantuan (PIP) dari dinas Pendidikan Dan kebudayaan kabupaten Mamuju nama Anak mereka tecantum di dalam
Namun ironisnya buku rekening milik siswa Penerima yang sudah punya KIP Tersebut Tidak di ketahui keberadaan nya sehingga Beberapa orang tua mempertanyakan ke pihak sekolah namu pihak sekolah juga tidak mengetahui sehingga kepala sekolah menyarangkan untuk membuka rekening baru.
Namun setelah beberapa orang tua siswa mencetak kambali buku rekening baru sesuai nomor rekening yang tercantum dari dinas pendidikan justru dana PIP Yang di harapakan oleh siswa Sudah di cairkan oleh seseorang yang tidak di ketahui.
Menurut pengakuan Orang Tua Siswa yang juga anaknya terdaftar sebagai Penerima Bantuan Dana PIP dari pemerintah dan sudah ia cetak rekening kembali.
Sudarman.M menjelaskan jika bantuan untuk anaknya sudah dua Tahun mereka tidak terima dan saat dirinya menemui kepala sekolah SD Inpres Salu-Salu untuk menanyakan hal teresbut
Kepala sekolah juga tidak mengetahui siapa yang menyimpan ini buku rekening siswa sehingga pak kepsek memberikan petunjuk untuk membuka rekening baru
Lanjut sudarman.kepala sekolah juga sempat mengecek nomor rekening di Bank BRI di tapalang namun katanya pihak bank Menyampaikan jika dananya ini siswa sudah Hangus.
Di konfirmasi kepala Sekolah SD Ipres Salu-Salu melalui telepon selulernya Abd.Majid.S.Pd
Ia membenarkan jika beberpa siswanya masuk sebagai Penerima Bantuan PIP Namun tidak mengetahui persis berapa tahun sudah tidak terima,
Dan soal dana siswa yang sudah di tarik oleh Seseoarang ia pun tidak mengetahui siapa yang menarik dana untuk siswa tersebut karena sampai saat ini rekening milik siswa itu pak tidak kami tau dimana.jelasnya
Lajut Majid.bahkan pak saya sudah ke Bank cek langsung ini nomor rekening siswa yang dari dinas pendidikan namun pihak bank menyampaikan kesaya jika dananya sudah Hangus.
Sehingga saya sampaikan ke orang tua Siswa pak untuk membuka rekening baru karena rekening lama mereka tidak kita ketahui siapa yang menyimpannya.jelasnya.











