Mamuju-RelasiPublik.id–Pelaksana kegiatan Normalisasi Hulu Sungai Karema di Desa Pati’di kecamatan Simboro yang di kerjakan CV.Argo Mandiri Sulbar

Melalu penanggung jawab kegiatan Amran memberikan klarifikasi adanya protes warga setempat beberapa hari yang lalu terkait pekerjaan normalisasi hulu Sungai Karema tersebut
Ambran menjelaskan jika Ada miskomunikasi dengan warga, jadi kami tidak meninggalkan pekerjaan, tapi Alat beratnya kehabisan bahan bakar solar,” Sehingga alat kita naik kan ke daratan
“Selai karena Paktor bahan bakar pemindahan alat berat kedataran karena posisi alat berat kami berda di sungai dan pada saat itu kami melihat cuaca agak mendung takutnya,

jangan sampai terjadi banjir alat berat yang ada di sungai pasti tengelam jadi kami pindahkan ke daratan. Kata Amran, saat ditemui di lokasi sekitar pekerjaan normalisasi Aungai Kerema di Desa Patidi, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Rabu (28/9/2022).
Lanjut Ambran”dan Gundukan di tengah aliran sungai juga merupakan tanah asli, bukan dari hasil penimbunan.
Dab seluruh gundukan yang ada di sungai kami ambili dan memindahkan kepinggir sungai sehingga aliran sungai tidak terbelah
Selain itu , Pekerjaan tersebut masih juga berlangsung sesuai tanggal kontrak hingga 20 September sampai 3 Oktober 2022.
Adapun, volumen kontraknya galian 5.252,45 M3
Pihak Balai juga sudah ketemu dengan warga setempat dan pekerjaan sedang berlangsung,
saya juga tidak berani meninggalkan pekerjaan itu sebelum selesai karena akan dihitung bobotnya.ungkp Ambran













