MamujuSulbar

HMI Cabang Manakarra Soroti Lemahnya Pengawasan Dana Desa di Mamuju

87
×

HMI Cabang Manakarra Soroti Lemahnya Pengawasan Dana Desa di Mamuju

Sebarkan artikel ini

Mamuju, RelasiPublik.id — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manakarra melalui Ketua Bidang Agraria dan Pemberdayaan Desa, Usman, menyoroti lemahnya pengawasan terhadap pengelolaan dana desa di Kabupaten Mamuju.

Hal ini dinilai menjadi celah terjadinya penyalahgunaan anggaran yang merugikan negara.

Dalam keterangannya, Usman menyayangkan adanya dugaan penyelewengan dana desa di dua wilayah, yakni Desa Tanete Pao di Kecamatan Tapalang Barat dan Desa Tanambuah di Kecamatan Sampaga. Dugaan tersebut kini tengah menjadi sorotan publik dan aparat penegak hukum, setelah terungkap bahwa kerugian negara akibat kasus ini mencapai sekitar Rp 1,1 miliar.

“Ini adalah bukti bahwa pengawasan di tingkat desa masih sangat lemah. Akibatnya, dana yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat justru disalahgunakan,” tegas Usman, Sabtu (27/9).

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kasus ini seharusnya menjadi peringatan bagi semua pihak. Menurutnya, potensi penyimpangan serupa bisa saja terjadi di desa-desa lain di Kabupaten Mamuju apabila pengawasan tidak segera diperkuat.

“Kami mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini, termasuk membuka audit menyeluruh terhadap pengelolaan dana desa di seluruh wilayah Kabupaten Mamuju. Jangan sampai ada yang dibiarkan atau ditutupi,” tambahnya.

HMI Cabang Manakarra menyatakan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu strategis terkait pembangunan dan pemberdayaan desa. Organisasi ini juga mendorong terwujudnya tata kelola dana desa yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *