Mateng, RelasiPublik.id – Sebuah mobil dinas berpelat nomor dinas pemerintah daerah (DA) milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mamuju Tengah menjadi sorotan publik. Kendaraan operasional instansi pemerintah tersebut diduga kuat digunakan untuk mengangkut puluhan karung pupuk bersubsidi secara ilegal.
Peristiwa ini terekam dalam sebuah gambar yang beredar luas di media sosial dan dilihat oleh ratusan warganet. Dalam gambar tersebut, terlihat jelas mobil berwarna putih dengan tulisan “Dinas Kominfo dan Informatika Kabupaten Mamuju Tengah” sedang ditahan.
Bagian dalam kendaraan, termasuk jok baris kedua dan ketiga, dipenuhi karung-karung yang diduga berisi pupuk.
Aktivitas pemuatan dilakukan secara terbuka di siang bolong, seolah tidak ada rasa khawatir akan ketahuan. Tampak terlihat karung-karung pupuk tersusun di dalam mobil.
Pupuk bersubsidi, yang seharusnya diperuntukkan bagi para petani dengan ketentuan tertentu, diduga akan disalurkan ke pihak yang tidak berhak atau untuk kepentingan pribadi.
Masyarakat pun menyayangkan tindakan yang dinilai sangat tidak etis dan melanggar aturan ini.
Penggunaan aset negara untuk kepentingan yang diduga ilegal dinilai sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang dan pemborosan uang rakyat.
” Ini sangat memalukan. Mobil dinas yang seharusnya untuk tugas pelayanan publik, malah dipakai untuk ngangkut pupuk ilegal. Di mana integritasnya?” ujar seorang warga Mamuju tengah yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Sampai berita ini diturunkan, pihak Dinas Kominfo Kabupaten Mamuju Tengah belum memberikan pernyataan resmi terkait viralnya gambar tersebut. Publik menunggu tindak lanjut dan klarifikasi tegas dari Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, serta proses hukum jika dugaan penyalahgunaan ini terbukti benar.
Kejadian ini kembali memantik pertanyaan tentang pengawasan dan akuntabilitas penggunaan kendaraan dinas di lingkungan pemerintah daerah. Masyarakat berharap insiden ini tidak berakhir tanpa kejelasan dan menjadi pelajaran bagi seluruh instansi.(zulkifli)













