AdvertorialMamujuSulbar

Dukung Asta Cita Presiden RI, Pemdes Patidi Siap Menggelontorkan Anggaran 20% Untuk Ketahanan Pangan

762
×

Dukung Asta Cita Presiden RI, Pemdes Patidi Siap Menggelontorkan Anggaran 20% Untuk Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

Mamuju, RelasiPublik.id-Pemerintah Desa Pati’di Kecapatan Simboro Kabupaten Mamuju menggelar Musyawarah Penetapan Tematik Desa.

Musyawarah Desa Temaitk tersebut bertujuan untuk menentukan tema yang akan diusung oleh Pemeintah Desa Pati’di dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengembangkan potensi desa.

Rapat kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Desa patidi , Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (11/03/2025).

Selanjutnya Baca Dibawa:

Rapat tersebut di hadir langsung Pj.Desa Patidi Abd Wahid, Ketua BPD ,Pendamping Desa, Kapolsek Mamuju, Ketua dan para pengurus BUMDes, para Kepala Dusun, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, serta Tokoh Pemuda, Bhabinkamtibmas dan Binmas.

Dalam musyawarah ini, dibahas tentang penetapan tematik desa yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa. Diantaranya adalah tentang pemberian makan bergizi gratis (MBG) Dalam musyawarah ini juga dibahas tentang peraturan Menteri yang terkait dengan program ketahanan pangan. Di mana Peraturan ini menegaskan bahwa 20% dari anggaran desa harus dialokasikan untuk program ketahanan pangan.

Pj.Kepala Desa Pati’di ABD Wahid mengatakan, dalam musyawarah ini juga dibahas tentang peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam mengembangkan potensi desa. BUMDes diharapkan dapat menjadi motor penggerak perekonomian desa,” ungkap Abdul wahid

Selanjutnya Baca Dibawa: https://relasipublik.id/2025/02/07/pemerintah-desa-patidi-mediasi-kasus-hewan-ternak-rusak-tanaman-petani/

Sementara hasil Musyawarah kita sepakat Menetetap kan Desa Pati’di sebagai Desa Tematik Pisang, karena kita lihat desa patidi merupakan masyarakatnya mayoritas petani, khususnya petani pisang dan Pemdes Patidi akan menggelontorkan anggaran 20% untuk program ketahanan pangan yang bersumber dari Anggaran Alokasi Dana Desa.

Lanjut Abd Wahid “Dengan di tetapkanya Desa patidi Sebagai Desa Temati pisang ,diharapkan Musyawarah Penetapan Tematik ini dapat menjadi langkah awal dalam mengembangkan potensi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemdes Pati’di dan kita berharap jika tema yang telah ditentukan dapat menjadi acuan dalam mengembangkan program-program desa,” tutupnya

Di ketahui jika Desa Tematik adalah salah satu Program Pemerintah pusat melalui kementrian Desa untuk menciptakan ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu arus utama pembangunan Presiden Prabowo Subianto. Di mana Pemerintah menargetkan tahun 2027 Indonesia akan berswasembada pangan. Untuk komoditas tertentu bahkan lebih cepat tahun 2025 diputuskan tidak lagi impor yaitu beras, jagung, garam, dan gula konsumsi.

Selanjutnya Baca Dibawa:  https://relasipublik.id/2025/01/24/bpjs-kesehatan-mamuju-bersama-pemdes-patidi-melaksanakan-sosialisasi-jkn/

Secara teoritis, Desa Tematik adalah pengembangan potensi lokal Desa melalui tema tertentu yang sesuai dengan karakteristik geografis, sosial, dan ekonomi Desa tersebut. Program Desa Tematik menjadi solusi strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan sekaligus memperkuat ekonomi Desa. Jika berhasil, program ini akan memberi dampak positif

Sesuai harapan Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto dalam rapat koordinasi terbatas bidang pangan pada hari Sabtu (28 Desember 2024) ia menegaskan bahwa alokasi dana Desa tahun 2025 untuk ketahanan pangan serendah-rendahnya 20%. Bahkan alokasinya bisa lebih jika Desa tersebut miliki potensi besar di sektor pertanian.

(Hl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *