MamujuSulbar

Pemuda dan Masyarakat Desa Pati’di Apresiasi Progam Mahasiswa KKN Unsulbar

209
×

Pemuda dan Masyarakat Desa Pati’di Apresiasi Progam Mahasiswa KKN Unsulbar

Sebarkan artikel ini

Mamuju, RelasiPublik.id — Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) gelombang XXVI berlangsung selama 40 hari di Desa Pati’di, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, mendapat apresiasi luas dari pemuda dan masyarakat setempat.

Kehadiran mahasiswa KKN dinilai memberikan dampak positif dan nyata dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat desa.

Salah satu pemuda Desa Pati’di, Anas, mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan KKN, mahasiswa Unsulbar tidak hanya menjalankan program formal, tetapi juga aktif berbaur dan membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Program-program yang dilaksanakan sangat membantu masyarakat. Mahasiswa KKN Unsulbar benar-benar hadir di tengah warga, memberikan edukasi, pendampingan, serta ikut terlibat langsung dalam berbagai kegiatan desa,” ujar Anas, Jumat (23/1).

Menurutnya, kontribusi mahasiswa KKN terlihat jelas dalam bidang sosial, pendidikan, olahraga, hingga pemberdayaan masyarakat.

Berbagai kegiatan yang dilakukan mampu meningkatkan partisipasi warga, khususnya generasi muda, dalam kegiatan-kegiatan positif di desa.

Ia juga menilai sikap dan etika mahasiswa selama menjalankan KKN patut diapresiasi.

“Selama di desa, mereka menunjukkan sikap disiplin, sopan, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kebutuhan masyarakat. Ini membuat warga merasa nyaman dan terbantu,” tambahnya.

Anas berharap, ke depan program KKN Unsulbar dapat terus dilanjutkan dan bahkan ditingkatkan kualitas serta jangkauannya.

Ia meyakini program tersebut mampu menjadi salah satu motor penggerak perubahan sosial di desa patidi.

“Kami berharap program KKN seperti ini tetap berlanjut karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat dan membawa perubahan positif bagi Desa Pati’di,” tuturnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Hasanuddin, salah satu tokoh masyarakat Desa Pati’di.

Mahasiswa KKN Unsulbar telah memberikan kontribusi nyata melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

“Saya sangat mengapresiasi mahasiswa KKN Unsulbar. Mereka membantu masyarakat mulai dari penyuntikan hewan ternak, memberikan edukasi kepada petani, pendampingan kepada generasi muda desa, sampai pembuatan peta administrasi desa dan penyusunan profil desa,” ungkap Hasanuddin.

Ia menambahkan, keberadaan mahasiswa KKN sangat membantu masyarakat desa patidi

Bahkan, Hasanuddin berharap masa pengabdian mahasiswa KKN ke depan dapat diperpanjang agar program-program yang dijalankan bisa lebih maksimal.

“Kalau bisa, waktu KKN-nya ini ditambah karena manfaatnya besar dan masih banyak potensi desa yang bisa dikembangkan bersama kami,” pungkasnya.

Program KKN Unsulbar di Desa Pati’di menjadi bukti nyata peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan masyarakat desa dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

(Hl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *